REFLEKSI URGENSI KEWARGANEGARAAN
Tujuan memahami
urgensi kewarganegaraan adalah agar mewujudkan warga negara yang sadar akan
negera sendiri dan mau ikut andil dalam pembangunan negri pertiwi. Warga
negara juga harus sadar pentingnya bela negara dalam bentuk apapun
berlandaskan pemahaman kewarganegaraan dan moral kebangsaan yang kuat.
Kepribadian seorang mahasiswa dinilai penting untuk menegakkan Pancasila
karena akan sangat berpengaruh ke pembangunan negri. Kepribadian
mahsiwa akan tumbih seiring dengan waktu dan mengalami proses
pembekalan. Rasa kewarganegaraan yang tinggi akan membuat kita tidak
akan mudah goyang dengan iming tawaran kemakmuran yang sifatnya
sementara seperti harta atau jabatan. Rasa kewarganegaraan yang tinggi
juga bisa menangkis segala tawaran tawaran untuk berbuat kearah hal yang
negatif dalam berpolitik seperti korupsi, kolusi, nepotisme, penyuapan,
gratifikasi dan tindak pencucian uang.
“Jangan pernah memikirkan apa yang telah negara berikan kepada kita tetapi pikirkan apa yang telah kita berikan terhadap negara”
YA, banyak sekali
orang orang banyak yang terus menerus mengeluh ke negara. Ini merupakan
konsep urgensi Pancsila juga dimana kita diharuskan untuk hidup mandiri
dan jangan mengemis selagi kita mampu. Mengeluh hanya membuat energi
terbuang percuma, seharusnya kita terus bekerja kerja dan kerja!.
Urgensi Pancasila juga sebagai referensi untuk kita menghargai,
membanggakan, mencintai bangsa sendiri apapun adanya.
Apakah saya
mecintai negri pertiwi ini? Apakah Indonesia layak untuk kita banggakan?
Mungkin banyak yang bertanya tanya pada diri sendiri tentang pertanyaan
ini. Menurut Saya, Saya menghargai dan membanggakan Indonesia sebagai
tanah air saya sedari saya lahir. Indonesia layak untuk dicintai karena
itu sudah hakekat saya. Indonesia tumbuh Bersama rakyat yang saling
membangun. Untuk menumbuhkan rasa membangun kita sebagai WNI harus suka
mencintai dulu dengan negerinya sendiri. Jika rasa cinta tanah airnya
tidak ada atau kurang akan berdampak buruk bagi Pembangunan Indonesia
bahkan Indonesia bisa jalan ditempat atau malah makin mundur jika CITA
tidak ditumbuhkan pada sanubari kita.
Bukti bahwa
seseorang mencintai Indonesia adalah mereka sungguh sungguh untuk
membangun bangsa ini dan mencoba bangkit dari keterpurukan, mereka yang
tidak selalu bertieriak teriak meminta bantuan ke pemerintah, mereka
yang selalu taat kepada UUD dan UU yang berlaku, mereka yang kerjaannya
bukan cuma demo demo semata tetapi mereka yang menghasilkan aksi nyata
bukan hanya celotehan yang diperbesar memalui amplifer speaker, mereka
yang selalu bekerja keras menghidupi keluarganya agar makmur dan
menyelamatkan dari lingkup kemiskinan, mereka para pelajar yang belajar
dengan sungguh sungguh untuk masa depannya kelak, mereka yang mencintai
budaya adat istiadat asli Indonesia dan mereka yang taat kepada agamanya
masing masing.
DO IT! ..
lakukanlah dan ciptakanlah suatu tindakan aksi nyata dan bukan
mengeluarkan celotehan celotehan yang tidak berfaedah sama sekali. Bagi
pelajar/mahsiswa belajarkan dengan tekun untuk masa depanmu, bagi para
pekerja swasta kerjalah dengan sungguh sungguh, bagi para PNS
pemerintahan hindari KKN dan jangan kebanyakan molor kerja. Apa yang
sudah saya lakukan terhadap negara ? saya sebagai mahasiswa tugas
penting saya yaitu belajar dengan tekun untuk membangun ngeri ini
menjadi lebih baik dan menjadi negara maju.